FENOMENA HARI SENIN: KENAPA DIBENCI ORANG?

Siapa disini yang seperti kebanyakan orang? Setiap hari Senin tiba, kita langsung menggerutu, kesal dan menyayangkan kenapa weekend berlalu sangat cepat. Pasti karena salah satunya, kita harus bersiap lagi untuk beraktivitas setelah melewati hari untuk leyeh-leyeh di rumah.

Hari senin selalu dibayangi dengan berbagai jokes, seperti memes yang beredar soal betapa tidak serunya memulai lagi kegiatan di hari Senin. Atau mood yang kadung berantakan karena sudah membayangkan harus berkutat lagi karena kesibukan. Sepertinya ini jadi masalah banyak orang ya?

Ternyata, ada beberapa faktor psikologis yang mempengaruhi kita kenapa tidak menyukai hari Senin, berikut beberapa faktornya:

1. Monday Blues: ini adalah kondisi dimana membuat orang orang tidak bersemangat di akhir pekan.

2. Masa Transisi dari libur ke kerja: ini terjadi karena tubuh kita yang sedang dalam mode istirahat belum siap untuk menghadapi rutinitas esoknya

3. Overthinking: setiap minggu malam, orang-orang biasanya sudah stress memikirkan pekerjaan untuk esoknya, sehingga tubuh merespon hal tersebut sehingga menjadikan pikiran overthinking secara berlebihan.

Setelah melihat dari beberapa faktor psikologis, tanpa kita sadari, penyebab kita tidak menyukai hari Senin, karena seperti kultur yang tidak kita sadari. Setiap menjelang weekend, kita cenderung bersantai santai hingga membiarkan pekerjaan menjadi tertumpuk di hari Senin. Nah hal ini menjadikan kita overthinking dan merasa memiliki beban di esoknya.

Banyak orang juga menganggap, karena menjelang weekend, waktu untuk bersantai akhirnya tiba, maka kita me-reset otak kita untuk di mode “lari dari realitas” sehingga saat weekend telah usai, otak kita merespon hari Senin menjadi sesuatu yang begitu terbebani karena harus kembali menghadapi kenyataan. 

Meskipun banyak orang tidak menyukainya, Hari Senin tidaklah seburuk yang dipikirkan dan digambarkan orang-orang. Dengan hari Senin, kita kembali diingatkan untuk bersiap memulai lagi hari yang baru dan menyambutnya dengan sikap positif. Dan beberapa orang-orang sukses, justru mereka menyukai hari Senin sebagai awalan untuk memulai hari yang lebih baik.

Beberapa tips ringan agar kita bisa mengubah mindset supaya tidak membenci atau terbebani hari senin lagi:

1. Mengatur jadwal yang teratur. Misal menjelang malam senin, kita bisa tidur lebih awal sehingga bangun lebih pagi.

2. Membuat to-do-list. Hal ini bisa menjadi pengingat agar beberapa hal bisa diatur sehingga mengurangi stress

3. Menjadikan weekend bukan hari pelarian. Hal ini dimaksudkan agar pekerjaan jadi tidak terlalu menumpuk di hari Senin.

4. Mengurangi aktivitas berlebihan. Agar kita tidak terlalu letih untuk menjalani hari esoknya.

Nah karena kita sudah banyak membahas soal hari Senin, siapa yang masih belum bersiap menghadapi hari Senin tiba? Jangan ya, karena hari senin bukan musuh. Tanpa diminta, hari senin tetap ada kan? Tetap semangat ya buat semuanya agar menjalani hari Senin yang ceria dan penuh semangat! 

Mengutip salah satu quote di internet  “Senin adalah kesempatan untuk memulai lagi dan menjadi lebih baik.” Jadi marikan hari Senin sebagai gerbang untuk hari yang baik dan positif!

Amelia Novita Gosal/Author Prestma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *