Dalam sunyi tekadmu tak pernah lelah
Menapak jalan meski terjal berselimut resah
Bukan mahkota yang jadi tujuan langkah
Tapi cahaya ilmu yang tak akan musnah
Gagal bukan tanda akhir sebuah cerita
Ia guru yang bisu tapi paling setia
Terus melangkah meski dunia berkata tidak bisa
Sebab harapan tumbuh dari hati yang percaya
Jadilah baja yang ditempa luka
Kuat bukan karena tak pernah terluka
Melainkan karena memilih tetap menyala
Saat badai ingin memadamkannya
Tinggimu tak diukur oleh sorak dan tepuk
Tapi oleh hatimu yang tak pernah membelok
Karena puncak sejati bukanlah tempat tertinggi
Melainkan diri yang terus mau belajar kembali