Percaya Diri Itu Dilatih Bukan Ditunggu

“Believe you can and you’re halfway there.”

         __Theodore Roosevelt__

“Aku gak bisa, aku gak percaya diri…”
“Aku takut dicemooh kalo tampil didepan”
“Aku nga percaya sama kelebihan yang aku miliki
Kalimat itu sering terucap saat kita dihadapkan pada suatu tantangan
entah itu tampil di depan umum, menyampaikan ide dengan lantang, memimpin kelompok, atau mencoba sesuatu yang baru.namun ada hal Yang tidak kita sadari yaitu rasa percaya diri yang belum melekat dalam diri kita.bukanlah sesuatu yang datang begitu saja. Ia bukan hadiah, tapi hasil dari latihan dan pembelajaran yang terus-menerus.

Seringkali kita berpikir bahwa percaya diri adalah bakat alami. Padahal sebagian besar dari mereka juga pernah gugup, pernah takut untuk tampil, pernah salah kata dan pernah merasa tidak cukup
Lalu perbedaannya, apa terhadap diri kita sendiri?
Letak perbedaannya Di mana mereka terus melatih diri.
Percaya diri bukan soal punya segalanya, tapi soal berani melangkah, bahkan ketika belum yakin. Ini bukan tentang selalu tampil sempurna tapi tentang berani tampil meski masih penuh kekurangan dan evaluasi skill public speaking Kita sendiri.

Ibarat kata:
percaya diri itu seperti otot….,
Tidak tumbuh dalam semalam tapi berkembang lewat latihan dan konsisten.
Lalu kita sering sekali barabili dan Menganggap Bahwa orang-orang yang mudah berbicara di depan umum tampil menarik, percaya diri sangat berkaitan dengan dua hal yang krusial dalam hidup kita yaitu kemampuan memecahkan masalah (problem solving) dan pola pikir berkembang (growth mindset).

Dulu aku tak berani bicara;
Aku ingat pertama kali diminta mempersentasikan hasil diskusi di depan kelas, saat itu suaraku bergetar, tanganku dingin dan gugup. Tapi aku tetap bicara dengan kalimatku yang terbata-bata, mendapatkan cemoohan dan gelak tawa dari teman kelasku. Namun sejak saat itu aku tidak malu, bukan berhenti melainkan aku mulai berani, perlahan aku mulai mengasah kemampuan public speaking dari yang suka diam,gugup, suara yang bergetar menjadi percaya diri untuk tampil di depan bahkan hingga saat ini aku pernah menjadi narasumber. Semua itu berawal dari keberanian, percaya diri yang selalu aku latih bukan aku tunggu untuk menghampiri. Public speaking merupakan kill yang paling utama dan basic dasar yang harus dipunyai semua orang, namun ada beberapa diantara kita yang masih takut untuk berbicara di depan umum seperti aku dulu

Untuk kamu yang masih takut dan gugup bicara:
Ingatlah bahwa publik speaking itu perlu kamu latih sedini mungkin, sesimpel kamu ngomong hal random di depan kamera, atau melatih kamu mempresentasikan sesuatu dicermin sebelum kamu presentasi di kelas. Latih public speakingmu sebelum keterlambatan menghampirimu.

Lalu Kenapa Percaya Diri Itu Penting dalam Problem Solving?
Karena Bayangkan kamu sedang dihadapkan pada masalah besar: konflik dalam kelompok belajar, gagal di lomba, atau menghadapi tekanan ujian. Di saat-saat seperti ini, hanya orang yang punya rasa percaya diri yang cukup yang akan berani mencari solusi, bukan menghindar.
Justru Percaya diri membuat kita Berani pada saat:
mengambil keputusan saat pilihan sulit muncul,
Mampu menghadapi resiko tanpa takut gagal total
Lebih tenang saat menganalisis situasi dan berpikir jernih.
Optimis bahwa setiap masalah pasti punya jalan keluar.
Tanpa percaya diri, kita akan ragu mencoba, takut salah, dan akhirnya… menyerah sebelum mulai. Maka, percaya diri adalah pondasi dari problem solving yang efektif.

Growth Mindset Kunci Melatih Percaya Diri:
Growth mindset adalah keyakinan bahwa kemampuan kita bisa berkembang melalui usaha, pembelajaran, dan pengalaman. Lawannya adalah fixed mindset, yaitu keyakinan bahwa kemampuan itu tetap dan tidak bisa diubah.

Nah, inilah yang sering menghambat kita:
“Aku nggak jago ngomong.”
“Aku gak pinter kayak dia.”
“Aku bukan tipe pemimpin.”
” Aku bukan tipe orang penghafal fasih”
“Aku nga bisa matematika karena emang aku nga jago”
“Aku nga bisa bahasa Inggris, karna terlalu sulit untuk dipelajari”

Kalimat-kalimat itu adalah hasil dari fixed mindset. Padahal, dengan growth mindset, kita akan berpikir:
“Aku belum jago ngomong, tapi aku bisa belajar.”
“Aku bisa berkembang dengan latihan.”
“Aku belum terbiasa memimpin, tapi aku mau mencoba.”
“Aku harus coba perlahan untuk bisa belajar dengan metode menghafal”
“Aku harus banyak lagi latihan soal,biar jago matematika”

Saat kita percaya bahwa kemampuan bisa dilatih, maka rasa percaya diri pun tumbuh. Kita tidak lagi menunggu diri jadi “pintar public speaking dulu” baru berani tampil, tapi justru berani tampil agar makin pintar.
Dulu, aku adalah siswi biasa yang tidak punya prestasi,Pemalu. Bahkan menyebut nama sendiri saat perkenalan kelas saja membuat tangan berkeringat. Tapi setelah aku ikut kegiatan workshop online, seminar, bootcamp dan menjadi pengurus inti dibeberapa komunitas dan organisasi menjadikan ku sebagai seorang pelajar yang bisa meraih prestasi tingkat nasional,terus menggali potensi yang ada dalam diriku bahkan sampai menjadi finalis duta penggerak muda Indonesia dan mendapatkan award sebagai “best fashion” kemudian sempat berkolaborasi sebagai narasumber dipoadcast forum puan inspiratif lalu setelah itu aku berpikir,ternyata ,Aku belajar berbicara di depan cermin hingga bisa tampil tanpa gugup sedikitpun,Aku belajar dari kegagalan dan Aku belajar dari kritikan orang yang tidak menyukai aku yang terus berkembang.
Bukan karena aku sudah sempurna, tapi karena aku terus melatih percaya diri sebagai bagian dari proses tumbuh. Aku belajar menyelesaikan masalah, menghadapi ketakutan, dan mempercayai diri sendiri.

Pertanyaan yang sangat krusialnya ialah
“Apa kamu mau terus menunggu siap, atau kamu mau mulai sekarang agar suatu saat siap?”
“Apakah kesempatan itu yang menjemput mu atau melainkan kamu yang menjemput kesempatan itu apabila kamu sudah mempersiapkan nya?”

Tips Latihan Percaya Diri dengan Growth Mindset dan Problem Solving, refleksi dari hal yang pernah aku lakukan:
1. Tantang Diri Setiap Hari:
Entah itu bikin goal, daily planer,atau sesimpel Lakukan hal kecil yang bikin kamu sedikit tidak nyaman namun membuat progress mu berjalan kearah tujuan mimpi-mimpi itu bertanya di kelas, menyampaikan opini, atau mencoba tantangan baru dan mulai ikut aktif dibeberapa kegiatan yang kamu minati.

2. Ubah Pertanyaan Jadi Aksi
Daripada bertanya, “Bisa gak ya?” ubah jadi, “Apa yang bisa aku pelajari agar bisa?”
“Kenapa aku nga bisa belajar ini, sedangkan orang lain bisa”
“Kalo aku nga bisa sekarang, mungkin aku akan mencoba berlatih dulu,agar bisa”

3. Gagal? Analisis dan refleksi usahamu Jangan Menyalahkan atau kecewa dan stuck disatu titik saja
Saat gagal, jangan bilang “Aku memang gak bisa.” Tapi tanya: “Apa yang bisa aku lakukan lebih baik?”
“Apa yang membuat aku gagal?”

4. Jadikan Masalah Sebagai Tempat Latihan
Setiap masalah adalah tempat terbaik untuk melatih ketahanan mental dan kemampuan berpikir. Semakin sering kamu mencoba menyelesaikannya, semakin tumbuh rasa percaya dirimu.

5. Bicara pada cermin:
Sebelum kamu tampil cobalah latih dirimu berbicara di depan cermin dengarnya suara sendiri, lihat ekspresi wajah, ini adalah contoh yang sangat sederhana untuk belajar public speaking. Dan tanpa kita sadari ini adalah cara sederhana untuk mengenai mencintai dirimu..

Untuk kamu yang masih ragu:
Kamu punya potensi besar, punya suara yang pantas didengar, kamu punya cerita yang layak dibagikan Tapi semua itu hanya akan terlihat “If you dare to start today”.
Latih dirimu, beri kesempatan untuk gagal dan tumbuh dan ingatlah percaya diri itu bukan sesuatu yang datang tiba-tiba menghampirimu tapi itu dibangun dengan kesadaran penuh sedikit demi sedikit oleh keberanianmu untuk terus mencoba.

Kalau kamu terus mau menunggu siap mungkin kamu tidak akan pernah melangkah

Hakikatnya Percaya Diri Itu Proses
Tidak ada orang yang tiba-tiba percaya diri. Semua orang melatihnya. Bedanya, ada yang mulai sekarang, ada yang terus menunda.
“Kalau kamu menunggu sampai merasa siap, kamu mungkin tidak akan pernah mulai. Tapi kalau kamu mulai sekarang, kamu akan semakin siap setiap harinya.”
Jadi, yuk, mulai sekarang.
Latih dirimu
Tantang dirimu
Percayai proses.
Karena percaya diri itu dilatih, bukan ditunggu. Dan saat kamu terus belajar dan tumbuh, kamu akan siap menghadapi masalah apa pun bukan dengan ketakutan, tapi dengan keyakinan yang kamu miliki

Penulis:
Sonia Sukma Wijaya
“Mimpi besar lahir dari langkah kecil yang berani dan membawa kita pada percaya diri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *